Wujudkan Guru Pahan Teknologi, SMK Informatika Utama Depok Adakan Pelatihan

Diposting pada: 2018-12-11, oleh : utamasolution, Kategori: Agenda Sekolah

KEMAMPUAN: Guru-guru SD dan Madrasah mengikuti kegiatan pelatihan teknologi yang diadakan SMK Informatika Utama.

DEPOK – SMK Informatika Utama mengadakan pelatihan untuk guru SD dan Madrasah dengan tema ‘Menjadi Guru Melek Teknologi’. Dalam kegiatan yang diadakan di SMK yang beralamat di Komplek PT.PLN P2B TJBB, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo tersebut, diikuti 40 guru dari jenjang SD dan Madrasah di sekitar Kota Depok.

Kepala Program Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Informatika Utama, Mahmudin mengatakan, ada empat hal yang menjadi fokus dalam pelatihan yang digelar dua hari, yakni 7-8 Desember 2018 tersebut. Diantaranya, Microsoft Office, Microsoft Exell, Microsoft Power Point, dan internet.

“Kegiatan pelatihan merupakan agenda tahunan di sekolahnya. Tetapi, untuk konsep pelatihan dan temanya berbeda-beda. Tahun lalu untuk siswa TK dan SD, sekarang untuk guru SD dan Madrasah,” ucapnya kepada Radar Depok.

Mahmudin menjelaskan, pihaknya memang menyasar untuk guru-guru SD dan Madrasah, karena menurutnya selama ini pelatihan yang berkaitan dengan teknologi ke guru di jenjang pendidikan tersebut, masih jarang. Oleh karena itu, dalam kegiatan tersebut, guru-guru diberikan materi dasar tentang empat hal tersebut.

“Dalam pelatihannya, kami melibatkan siswa untuk mendamping para peserta selama pelatihan, sekaligus menjadi pengaplikasian siswa dengan materi yang sudah diterima selama pembelajaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMK Informatika Utama, Suherman menjelaskan, pihaknya ingin memberikan atau menularkan pengetahuan yang diajarkan di sekolah ke guru-guru. Dan karena jurusannya RPL, maka pelatihan yang diberikan menyesuaikan dengan jurusan tersebut, yakni teknologi. Apalagi, sekarang ini di Kurikulum 2013, semua hal yang berkaitan dengan siswa dan administrasi diterapkan dengan komputerisasi.

“Guru harus mengetahui perkembangan teknologi, terutama dalam hal komputerisasi. Jangan sampai guru tertinggal dengan siswanya dalam hal pengetahuan tentang teknologi,” jelasnya.(peb)
PEBRI/RADAR DEPOK


Berita Lainnya