Praktik Kerja Industri (Prakerin)

Diposting pada: 2014-06-27, oleh : utamasolution, Kategori: Kegiatan Siswa

Pada dasarnya Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah suatu model penyelenggaraan pendidikan yang memadukan secara utuh dan terintegrasi kegiatan belajar siswa di sekolah dengan proses penguasaan keahlian kejuruan melalui bekerja langsung di lapangan kerja. Metode tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mencapai relevansi antara pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Pada dasarnya Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah suatu model penyelenggaraan pendidikan yang memadukan secara utuh dan terintegrasi kegiatan belajar siswa di sekolah dengan proses penguasaan keahlian kejuruan melalui bekerja langsung di lapangan kerja. Metode tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mencapai relevansi antara pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Harapan utama dan kegiatan Prakerin ini di samping meningkatkan keahlian profesional siswa agar sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja agar siswa memiliki etos kerja yang meliputi: kemampuan bekerja, motivasi kerja, inisiatif, kreatif, hasil pekerjaan yang berkualitas, disiplin waktu, dan kerajinan dalam bekerja.

 

Adapun landasan hukum pelaksanaan Prakerin adalah:

1. UU No. 20 / 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. PP. Nomor: 29 / 1990 tentang Pendidikan Menengah

3. Kep. Menaker No: 285 / MEN / 1991 tentang Pelaksanaan Permagangan Nasional

4. PP No: 39 / 1992 tentang peranan Masyarakat dalam Pendidikan Nasional

5. Surat Keputusan Mendikbud Nomor : 0490 / U / 1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan

6. Surat Keputusan Mendikbud No: 080 / U / 1993 tentang Kurikulum SMK sebagaimana telah diubah

    menjadi Kurikulum SMK Edisi 1999

 

Penyelenggaraan Prakerin bertujuan untuk:

-  Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat

    pengetahuan,  keterampilan dan etos klerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.

-  Memperkokoh hubungan keterkaitan dan kesepadanan (Link and Match) antara SMK dan Industri.

-  Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional.

-  Memberi pengakuan dan pengahargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

 

sidang prakerin bukan hal yang menakutkan
kira kira apa ya... yang ada di bayangan kita klo sidang itu?
pasti bayanggannya sangat menakutkan padahal klo dijalanin pasti bisa...
susah karen kita berpikir yang susah gampang klo kita berpikir gampang 
simpelkan untuk itu kita gk usah takut klo sidang prakerin itinya mau belajar dan berdoa insya allah pasti kita bisa 
jangan lupa buku prakerinnya jangan sampai ada yg kelupaan halamannya ok deh.....

sidang prakerin bukan hal yang menakutkan

kira kira apa ya... yang ada di bayangan kita klo sidang itu?

pasti bayanggannya sangat menakutkan padahal klo dijalanin pasti bisa...

susah karen kita berpikir yang susah gampang klo kita berpikir gampang 

simpelkan untuk itu kita gk usah takut klo sidang prakerin itinya mau belajar dan berdoa insya allah pasti kita bisa 

jangan lupa buku prakerinnya jangan sampai ada yg kelupaan halamannya ok deh.....

 


Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini